Demokrasi Bukan?
Zaman bergulir, Orde Baru pun telah hampir sebelas tahun tumbang. Demokrasi menjadi nilai dasar yang menggelora di setiap sudut Nusantara.
Bahkan kita sudah mencapai ambang pintu pemilu ketiga pasca tumbangnya Orde Baru. Namun, entah kenapa selalu saja perbaikan itu tak bisa diikuti dengan sepenuh hati dan hampir selalu dirusak oleh para elite politik.
Tak perlu upaya untuk mengendus-endus kebusukan itu bak anjing pelacak, karena baunya terpapar di udara. Bahkan dalam beberapa situasi, kebusukan itu menjadi sesuatu yang biasa hingga mencapai titik dianggap kewajaran. Sebagai konsekuensi logisnya demokrasi bangsa ini -yang idealnya merupakan bentuk pemerintahan untuk kepentingan rakyat- dibajak hanya untuk kepentingan segelintir elite. Mungkin memang sudah menjadi tabiat dasar para politisi bangsa ini menaruh kepentingan bangsa di nomor ke sekian setelah kepentingan pribadi dan golongan. ***
Posted in Uncategorized
Jangan
sesekali mengucapkan selamat tinggal jika kamu masih mau mencoba.
Jangan sesekali menyerah jika kamu masih merasa sanggup. Jangan
sesekali mengatakan kamu tidak mencintainya lagi jika kamu masih tidak
dapat melupakannya...................




Pertanyaan April 3rd, 2009 at 2:08 pm
saya bukan penggemar orde sekarang, tapi kalo pendapat pribadi sebenernya pemerintahan sekarang juga tidak terlalu buruk (i’m not said very good)
[Reply]