Pesawat pembawa petaka itu
Kecelakaan yang dialami pesawat Hercules C-130 akhir-akhir ini mestinya menggugah hati para elit pimpinan, baik di jajaran TNI maupun pemerintahan. Ratusan sudah nyawa personel TNI AU dan keluarganya tercabut akibat kurangnya kepedulian mereka terhadap faktor keselamatan dalam penerbangan.
Seringnya terjadi musibah yang menimpa Hercules milik TNI AU itu kini bahkan memicu pertanyaan di seputar kegunaan dan kelayakan pesawat pengangkut udara untuk pasukan militer ini. Jelasnya, apakah sebenarnya pesawat Hercules milik TNI AU itu berperan sebagai penyelamat ataukah justru pembawa petaka?
Mengacu pada profilnya, pesawat militer berkapasitas besar yang mampu mendarat dan lepas landas dari jalur pendek ini memang memiliki daya guna yang luar biasa. Keluarbiasaan ini pula yang menyebabkan pesawat Hercules telah dipilih sebagai sarana angkutan udara militer yang paling banyak dipakai di dunia.
Pesawat jenis ini pula yang telah berjasa membawa jenazah mendiang Sultan Hamengkubuwono IX dari Washington DC, AS ke Indonesia. Hercules tipe C-130 adalah satu-satunya pesawat militer yang masih diproduksi dan dikembangkan dengan varian-varian baru, termasuk tipe Hercules Super tipe C-130J.
Bila dilihat dari keunggulan profil dan rekornya dalam memenuhi kebutuhan pengangkut udara militer maupun sipil, seharusnya Hercules C-130 adalah penyelamat kehidupan manusia. Namun mengapa di tangan TNI AU, Hercules kini terkesan lebih menyerupai pembawa petaka?
Kecelakaan Hercules C-130 di Magetan, Selasa pagi adalah salah satu contoh pengulangan tragedi yang menimpa jajaran TNI AU dan keluarganya. Tentu kita masih ingat beberapa tahun yang lalu, tragedi yang sama juga terjadi ketika Hercules TNI AU jatuh di daerah Condet, Jakarta-Timur, dan menewaskan tak kurang dari 150 prajurit TNI AU.
**Turut Berduka atas Musibah Jatuhnya pesawat hercules C-130 di magetan jawa timur, Mudah-mudahan tidak terulang lagi kejadian yang seperti ini dimasa yang akan datang**
Posted in Uncategorized




mungkin tuhan telah bosan pada negara kita yang pemimpinnya cuma umbar janji tapi enggak ada bukti yang kongkrit *alaa,,gaya mu*
Jangan
sesekali mengucapkan selamat tinggal jika kamu masih mau mencoba.
Jangan sesekali menyerah jika kamu masih merasa sanggup. Jangan
sesekali mengatakan kamu tidak mencintainya lagi jika kamu masih tidak
dapat melupakannya...................




LuXsmaN May 22nd, 2009 at 4:37 pm
Itulah Indonesia….., Pesawat pun saling di KANIBAL…
LuXsmaN’s yang terbaru oleh..10 Aplikasi dan Tools Facebook Yang Menarik
[Reply]