Prita Mulyasari
Kasus pencemaran nama baik (UU-ITE) yang menimpa ibu Prita Mulyasari ini rupanya mulai memanas, terutama untuk kalangan blogger. Pagi ini posting-posting dukungan untuk Prita Mulyasari bertebaran dimana-mana layaknya virus. Isi dari posting-posting tersebut-pun semuanya mendukung pembebasan atau penangguhan penahanan Prita Mulyasari.
Tidak sedikit yang mendukung gerakan boikot RS Omni International. Sampai akhirnya dibentuklah sebuah halaman khusus untuk gerakan pembebasan Ibu Prita. Di Facebook-pun gerakan ini merasuk ke Facebook Cause untuk mengumpulkan suara untuk mendukung pembebasan Prita Mulyasari dan kebabasan berpendapat di dunia maya secara umum. Ada yang membahas hal ini dari sisi hukum, dari sisi etika berpendapat, dan ada juga yang membahas dari sisi kemanusiaan. Apapun alasannya, gerakan ini sepertinya akan terus berkembang sampai masalah ini tuntas, “kalo gak bisa ngelawan hukum, pake kekuatan tekanan sosial.”.
Kekuatan vital yang seperti tidak diperhitungkan oleh RS Omni International ini sekarang menjadi bumerang untuk RS Omni International dan pastinya akan menyulitkannya. Mengembalikan nama baik RS Omni International dengan memenjarakan pasien yang mengkritik tentu merupakan strategi yang salah dan saya pikir sudah menjadi konsekuensi yang harus dihadapi oleh RS Omni International.
Lalu apa alasan saya mendukung pembebasan Prita Mulyasari? adanya kasus penahanan konsumen yang mengkritik yang tentu saja menjadi sebuah penghambat kemajuan negara, kritik itu bagus dan seharusnya bisa disikapi secara dewasa. Masalah lain tentu saja dari sisi kemanusiaan, seorang ibu yang tidak bisa menyusui anaknya yang masih bayi karena harus dipenjara untuk alasan yang absurd.
Saya sudah mendukung, bagaimana dengan anda?

Posted in Uncategorized
saya dukung dari fesbuk aja, desakannya udah sip kok, tinggal tindak lanjut dan kalo perlu ada lembaga pengawas rumah sakit dan labnya…

kasus cepat selesai..a minn
Jangan
sesekali mengucapkan selamat tinggal jika kamu masih mau mencoba.
Jangan sesekali menyerah jika kamu masih merasa sanggup. Jangan
sesekali mengatakan kamu tidak mencintainya lagi jika kamu masih tidak
dapat melupakannya...................




Hoiron June 3rd, 2009 at 8:59 am
Harus dituntut keras tuuh!! biar enggak terulang lagi
Kita tau sendiri bahwa dinegara kita sering kali terjadi malpraktek,,kalo di RS yang mahal saja masih salah bagaimana yang lain!!
Semoga saja kejadian itu enggak terulang lagi kepada anak cucu kita
[Reply]