Kekuatan Facebooker
Setahun lalu di Indonesia, tak pernah ada penggalangan opini yang dilakukan di dunia maya. Aksi dukungan terhadap suatu kasus lebih dihabiskan di jalanan lewat unjuk rasa dan penandatanganan petisi. Atau paling seram, cap jempol darah.
Tapi sudah beberapa hari ini Penggalangan kekuatan massa tak hanya di jalanan, tapi juga di dunia maya. Cukup menggerakkan jari jemari, klik joint di sudut atas, maka jadilah kita pendukung atas suatu kasus. Target satu juta suara dalam gerakan Facebooker mendukung Chandra dan Bibit pun telah tercapai. Gerakan serupa pun digelar untuk hal-hal lain, misalnya untuk memprotes Komisi III DPR.
Sebelumnya, Facebook pernah juga digunakan untuk mendukung Prita Mulyasari yang tersandung kasus dengan Rumah Sakit Omni di Tangerang.
Begitulah Facebook, Twitter, atau situs pertemanan lainnya telah menjadi sarana menggalang kekuatan. Opini pun dibentuk sehingga terus menggelinding menjadi bola salju kekuatan kelompok penekan.
Posted in Catatanku
Jangan
sesekali mengucapkan selamat tinggal jika kamu masih mau mencoba.
Jangan sesekali menyerah jika kamu masih merasa sanggup. Jangan
sesekali mengatakan kamu tidak mencintainya lagi jika kamu masih tidak
dapat melupakannya...................




sawali tuhusetya November 13th, 2009 at 12:38 am
kekuatan facebooker memang dahsyat, mbak lyla. semoga saja kekuatan seperti ini benar2 dimanfaatkan utk memperjuangkan kemaslahatan publik, bukan menjadi ajang utk cari sensasi dan popularitas.
sawali tuhusetya´s last blog ..Antara Facebooker dan Wakil Rakyat
[Reply]