Perseteruan itu
Drama antara Polri dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) semakin hari semakin seru <—-(Cicak Vs Buaya). Alur ceritanya semakin berbelit-belit seperti sinetron yang laris manis sehingga semakin tidak bermutu dan bertele-tele.
Rakyat disuguhi dengan perseteruan yang tak kunjung usai. Perang opini semakin gencar dihembuskan dari masing-masing fihak. Kalau boleh bertanya siapa yang diuntungkan dari perseturuan ini?
Sudah pasti para koruptor dan para Kriminal yang diuntungkan dari perseteruan ini. Saat ini mereka sedang berpesta pora dan bertepuk tangan menyaksikan episode demi episode dari drama berseri ini.
Sungguh sangat memprihatinkan. Di saat korupsi yang semakin merajalela dan kriminalitas yang semakin beringas seharusnya kedua lembaga ini saling mendukung, saling melengkapi, dan bekerja sama dalam penegakan hukum. Bukan perseteruan yang semakin berlarut-larut yang akhirnya semakin menjatuhkan kredibilitas kedua lembaga ini di mata rakyat.
Sudahlah hentikan perseteruan ini. Cobalah Bapak-bapak yang terhormat duduk bersama dan bicara dari hati bukan dengan nafsu sehingga persoalan menjadi jernih dan mudah diurai satu per satu. Rakyat masih membutuhkan aparat-aparat penegak hukum yang kredibel, jujur, berani, dan bertanggung jawab.
Harapan rakyat untuk KPK tangkap para koruptor yang masih berkeliaran. Kalau perlu gantung saja para koruptor. Untuk Polri libas habis para kriminal. Tegakkan hukum di negeri ini.
Posted in Uncategorized
)
Jangan
sesekali mengucapkan selamat tinggal jika kamu masih mau mencoba.
Jangan sesekali menyerah jika kamu masih merasa sanggup. Jangan
sesekali mengatakan kamu tidak mencintainya lagi jika kamu masih tidak
dapat melupakannya...................




suryaden November 9th, 2009 at 5:25 pm
ini sebuah pentas yang sangat memuakkan dengan hasil yang tidak lebih akan sangat memuakkan…
suryaden´s last blog ..since i lost you
[Reply]