Gak Penting
Aku mengikutimu sampai pintu depan. Kamu bilang, “Sampai ketemu.” Kedua matamu mengisyaratkan perpisahan.
Aku lantas mencoba untuk mengeluarkan gumaman-gumaman panjang. Aku tersenyum dan mengangguk. Aku pikir, mungkin ini kali terakhir aku melihatmu. Tapi mungkin juga tidak. Walau begitu, aku tetap melambaikan tanganku padamu. Aku menolak untuk menatap punggungmu yang menjauh, dan memilih untuk membuang pandangan darimu. [...]
Jangan
sesekali mengucapkan selamat tinggal jika kamu masih mau mencoba.
Jangan sesekali menyerah jika kamu masih merasa sanggup. Jangan
sesekali mengatakan kamu tidak mencintainya lagi jika kamu masih tidak
dapat melupakannya...................



